Alhamdulillah.....
Kau kembali buktikan, bahwa kasih dan sayang-Mu tak terbatas.
Rabb.... kejadian beruntun pekan ini membuatku sangat malu kepada-Mu,
Merasa diri tak pantas begitu banyak hadiah-Mu untukku. Kau berikan bertubi-tubi
Tanpa satupun balasan dariku.
Sungguh Rabb, semakin kokoh rasa percayaku kepada Kuasa dan rahasia kekuatan-Mu
Yaa Rahman, hati sangat damai, jantungku berdegup riang
Darahku mengalir lembut, sejuk dan tenang
Rabb.. aku memang belum pernah berkunjung ke Jannah
Tapi entah kenapa, aku merasa sedang bertamasya di taman-taman Syurga-Mu nan
Indah., sangat tenang, membuatku terlena dan menentramkan, sungguh !!!
Dan kali ini, Kau kembali mengirimkan hadiah untukku
Sebuah anugrah terindah dari langit khusus untukku
Sebagai bukti cinta dan jawaban-Mu atas do'a dan permintaanku
.......................
...............................
Dengan limpahan rasa syukur serta memohon akan berkah dan Ridho-Nya, maka izinkanlah kami untuk berbagi kebahagiaan dalam meniti lembaran hidup baru.
Dery Afriadi
Putra pertama dari Bpk. Bakhrizal
dengan
Dini Handayani
Putri ketiga dari Bpk. Amiruddin
Do'a yang kami pinta serta restu yang dituju atas kehadiran rekan - rekan pada acara resepsi pernikahan yang Insya Allah akan dilaksanakan pada :
Hari : Sabtu, 7 Juli 2007
Pukul : 11.00 WIB s.d selesai
Tempat : Jln. M. Yamin Gg. Sawo No. 7E, Kelurahan Sukamaju Silaing Atas
Padang Panjang, Sumatera Barat
Tiada kata yang lebih indah selain kesan yang mendalam senantiasa terukir dilubuk hati kami atas kehadiran rekan - rekan pada acara resepsi pernikahan kami.Atas kehadirannya kami ucapkan terima kasih.
Dini & dEry
Thursday, June 28, 2007
Saturday, May 26, 2007
Keep on Fighting !!!
Berikut tulisan buat pencinta pergerakan.....
Sebuah refleksi 9 tahun reformasi
Sembilan tahun sudah reformasi telah berlalu,gerakan reformasi di Indonesia di mulai. Mahasiswa sebagai icon yang tidak dapat di pisahkan lagi gelombang reformasi begitu luar biasa dalam menghantam pemerintahan yang korup di Indonesia.tapi sayang gerakan reformasi kini hanyalah tinggal sejarah usang yang menjadi alat bagi penumpang gelap reformasi negeri ini. Amanat reformasi yang di suarakan oleh mahasiswa kini tinggalah kenangan yang tidak pernah muncul jadi kenyataan.
Pemeberantasan korupsi yang menjadi agenda penting reformasi kini hanya di jadikan alat politik untuk menjatuhkan rival politik. Berbagai macam tindakan korupsi yang menjadi warisan zaman orde baru susah di hilangkan dari para birokrat negeri ini. Penyakit kronis yang telah menggerogoti bangsa ini mesti segera di hilangkan. Tindakan korupsi di negeri ini ibarat virus yang telah menjangkiti seleruh elemen yang ada di negeri ini. Dari mulai pemerintahan pusat hingga pemerintahan di daerah. Kalau kita melihat dari fenomena di lapangan,kita dapat melihat kurang seriusnya pemerintah dalam menyelesaikan kasus koruspsi di negeri ini. Kita melihat dengan mata kepala kita sendiri,penyelesaia n kasus korupsi hanya berlaku bagi para pejabat dan politisi yang mempunyai kedudukan politk yang lemah dan tidak terkait dengan pejabat yang sekarang manggung, partai politik pun hanya bersuara lantang untuk kepentingan kampanye saja ketika berkata untuk memberantas korupsi,tetapi ketika salah satu kadernya tersandung masalah korupsi maka partai tersebut diam seribu bahasa.
Poltik macam apa? Yang sedang dimainkan di negeri ini. Demokrasi macam apa? yang sedang berlangsung di negeri ini. Fakta di lapangan kembali mengingatkan kita, praktek-praktek koruptif terhadap anggaran DPRD di sejumlah daerah, khususnya di jawa barat berlalau begitu saja,dan mereka aman-aman saja. Bukti telah nyata hasil audit BPK RI , tahun 2004 menjelaskan bahwa ada dana sekitar Rp 1,3 triliyun yang menguap entah kemana. Namun sekali lagi kita menyaksikan penyelesain kasus korupsi untuk jawa barat tidak terselasaikan. Pergantian aparat kejaksaan sebanyak 9 kali tidak kunjung selesai juga masalah korupsi di jabar,pergantian aparat penegak hukum selama ini tidak juga membawa angin segar perubahan atas kasus korupsi jabar. Tapi malahan pada hari rabu tanggal 11 april 2004 pengadilan negeri bandung telah membebaskan salah satu koruptor kavling gate,dan ini adalah sesuatu yang sangat menyedihkan bagi rakyat jawa barat. Untuk itu KAMMI Bandung sebagai salah satu elemen masyarakat mengajak kepada seluruh elemen yang menyadari tentang bahaya korupsi, untuk bersatu memperat ikatan gerakan untuk mewujudkan jawa barat bebas korupsi.
Suara mahasiswa kini seakan lenyap di telan bumi dan panasnya aspal jalanan, sedikit sekali para mahasiswa yang kemudian sadar akan hal ini,mereka berpandangan seolah-olah urusan pemberantasan korupsi adalah urusan orang-orang elit politik dan memandang bahwa permasalahan ini bukanlah permasalahan yang penting, hal ini di buktikan dari minimnya dan langkanya gerakan mahsiswa yang menyuaraakan "Adili koruptor " dalam setiap aksinya. Kalau kita coba cermati dengan seksama bahwa permasalahan utama negeri ini ada dua yaitu : pertama adalah permasalahan korupsi yang tidak kunjung selesai dan yang kedua adalah lemahnya kepemimpinan, dua hal ini yang saya pandang sebagai permasalahn pokok negeri ini,minimnya dana pendidikan, minimnya dana untuk kesehatan naiknya harga sembako,ini di sebabkan dana APBN/APBD 30 % sampai 40% menguap begitu saja, kalaulah kebocoran APBD di setiap daerah dapat diminimalisir sampai 10% saja, maka realisasi anggaran dana 20% untuk pendidikan bisa terpenuhi, rakyat indonesia bisa sekolah dengan gratis dan tidak banyak para siswa yang gantung diri karena di sebabkan malu tidak bisa banyar uang SPP atau buku LKS.disinilah kita melihat tentang betapa pentingnnya aparat hukum segera menindak para koruptor,karena mereka telah membuat negeri ini sengsara. Ketegasan aparat kepolisian dan keteguhan serta keseriusan para jaksa di kantor-kantor kejaksaan perlu di perlihatkan, .Inilah fenomena di negeri kita yang seharusnya secepatnya bisa kita atasi bersama. Yang kedua yang menjadi permasalahan negeri ini adalah lemahnya kepemimpinan nasional. Bergantinya Presiden atau kepala daerah di Indonesia tidak banyak memberikan perubahan dan perbaikan bagi negeri ini,angka pengangguran jawa barat kini telah mencapai 22 juta jiwa, belum lagi para pengangguran tersembunyi seperti para pelajar dan mahasiswa. Penanganan masalah aset Negara, kebijakan luar negeri dan penindakan masalah pengusaha hitam dn juga tentunya penindakan terhadap para koruptor. Fenomena dilapangan hari ini menunjukan bahwa kita hari ini mempunyai pemimpin yang kurang tegas dalam bersikap dan cenderung tebar pesona,contohnya penangulangan masalah kecelakaan transportasi, pemimpin seharusnya bertindak tegas terhadap menteri yg mengurusi hal ini, kecelakaan di Udara ( kasus ADAM air), Kecelakaan di laut ( kasus kapal LEVINA ) kecelakaan di darat ( anjloknya kereta api ),dari semua kecelakaan yang terjadi seharusnya presiden memecat menteri yang tidak bisa mengurusi masalah ini, bukannya ketika ada kecelakaan kereta api rapat di kereta,ketika ada kecelakaan pesawat,melongok ke pesawat, bukan itu yang di inginkan tapi perubahan yang substansial yang harus dilakukan,J. J Rossoeu adalah Presiden amerika yang cacat tapi dia mampu memberikan perubahan bagi amerika. Kita tidak memerlukan pemimpin yang berhati kerdil yang tunduk dan patuh terhadap negeri adidaya,dan kepentingan PARPOL. Tapi rakyat Indonesia membutuhkan pemimpin yang mempunya kemandirian dalam bersikap,ketegasan dalam bertidak dan kecerdasan dalam menyelsaikan permasalahan umat. Maka dari itu tepat kiranya kalau hari ini para pemudalah yang harus mengambil alih kepemimpinan nasional. Kita membutuhkan pemimpin yang berjiwa muda,pemimpin muda adalah orang yang mempunyai jasad yang kuat untuk bertarung menyelsaikan permasalahan umat,pemimpin muada adalah orang yang visioner dan mempunyai cita-cita luhur dalam mensejahterakan rakyatnya, pemimpin muda adalah pemimpin yang mempunyai ketegasan dalam menindak bergai macam bentuk kedzholiman. Dan pemimpin muda adalah pemimpin yang dekat dengan rakyatnya yang mampu mengayomi seluruh elemen yang berada di sekitarnya, bukan berada di atas emnara gading pemerintahan.
Hidup kepemimpinan muda…….!
Sudah saatnya Pemimpin muda memimpin bangsa dan Negara karena pemimpin muda adalah pemimpin yang mempunyai masa depan bukan masa silam
Andriyans Al-Qossam
Sebuah refleksi 9 tahun reformasi
Sembilan tahun sudah reformasi telah berlalu,gerakan reformasi di Indonesia di mulai. Mahasiswa sebagai icon yang tidak dapat di pisahkan lagi gelombang reformasi begitu luar biasa dalam menghantam pemerintahan yang korup di Indonesia.tapi sayang gerakan reformasi kini hanyalah tinggal sejarah usang yang menjadi alat bagi penumpang gelap reformasi negeri ini. Amanat reformasi yang di suarakan oleh mahasiswa kini tinggalah kenangan yang tidak pernah muncul jadi kenyataan.
Pemeberantasan korupsi yang menjadi agenda penting reformasi kini hanya di jadikan alat politik untuk menjatuhkan rival politik. Berbagai macam tindakan korupsi yang menjadi warisan zaman orde baru susah di hilangkan dari para birokrat negeri ini. Penyakit kronis yang telah menggerogoti bangsa ini mesti segera di hilangkan. Tindakan korupsi di negeri ini ibarat virus yang telah menjangkiti seleruh elemen yang ada di negeri ini. Dari mulai pemerintahan pusat hingga pemerintahan di daerah. Kalau kita melihat dari fenomena di lapangan,kita dapat melihat kurang seriusnya pemerintah dalam menyelesaikan kasus koruspsi di negeri ini. Kita melihat dengan mata kepala kita sendiri,penyelesaia n kasus korupsi hanya berlaku bagi para pejabat dan politisi yang mempunyai kedudukan politk yang lemah dan tidak terkait dengan pejabat yang sekarang manggung, partai politik pun hanya bersuara lantang untuk kepentingan kampanye saja ketika berkata untuk memberantas korupsi,tetapi ketika salah satu kadernya tersandung masalah korupsi maka partai tersebut diam seribu bahasa.
Poltik macam apa? Yang sedang dimainkan di negeri ini. Demokrasi macam apa? yang sedang berlangsung di negeri ini. Fakta di lapangan kembali mengingatkan kita, praktek-praktek koruptif terhadap anggaran DPRD di sejumlah daerah, khususnya di jawa barat berlalau begitu saja,dan mereka aman-aman saja. Bukti telah nyata hasil audit BPK RI , tahun 2004 menjelaskan bahwa ada dana sekitar Rp 1,3 triliyun yang menguap entah kemana. Namun sekali lagi kita menyaksikan penyelesain kasus korupsi untuk jawa barat tidak terselasaikan. Pergantian aparat kejaksaan sebanyak 9 kali tidak kunjung selesai juga masalah korupsi di jabar,pergantian aparat penegak hukum selama ini tidak juga membawa angin segar perubahan atas kasus korupsi jabar. Tapi malahan pada hari rabu tanggal 11 april 2004 pengadilan negeri bandung telah membebaskan salah satu koruptor kavling gate,dan ini adalah sesuatu yang sangat menyedihkan bagi rakyat jawa barat. Untuk itu KAMMI Bandung sebagai salah satu elemen masyarakat mengajak kepada seluruh elemen yang menyadari tentang bahaya korupsi, untuk bersatu memperat ikatan gerakan untuk mewujudkan jawa barat bebas korupsi.
Suara mahasiswa kini seakan lenyap di telan bumi dan panasnya aspal jalanan, sedikit sekali para mahasiswa yang kemudian sadar akan hal ini,mereka berpandangan seolah-olah urusan pemberantasan korupsi adalah urusan orang-orang elit politik dan memandang bahwa permasalahan ini bukanlah permasalahan yang penting, hal ini di buktikan dari minimnya dan langkanya gerakan mahsiswa yang menyuaraakan "Adili koruptor " dalam setiap aksinya. Kalau kita coba cermati dengan seksama bahwa permasalahan utama negeri ini ada dua yaitu : pertama adalah permasalahan korupsi yang tidak kunjung selesai dan yang kedua adalah lemahnya kepemimpinan, dua hal ini yang saya pandang sebagai permasalahn pokok negeri ini,minimnya dana pendidikan, minimnya dana untuk kesehatan naiknya harga sembako,ini di sebabkan dana APBN/APBD 30 % sampai 40% menguap begitu saja, kalaulah kebocoran APBD di setiap daerah dapat diminimalisir sampai 10% saja, maka realisasi anggaran dana 20% untuk pendidikan bisa terpenuhi, rakyat indonesia bisa sekolah dengan gratis dan tidak banyak para siswa yang gantung diri karena di sebabkan malu tidak bisa banyar uang SPP atau buku LKS.disinilah kita melihat tentang betapa pentingnnya aparat hukum segera menindak para koruptor,karena mereka telah membuat negeri ini sengsara. Ketegasan aparat kepolisian dan keteguhan serta keseriusan para jaksa di kantor-kantor kejaksaan perlu di perlihatkan, .Inilah fenomena di negeri kita yang seharusnya secepatnya bisa kita atasi bersama. Yang kedua yang menjadi permasalahan negeri ini adalah lemahnya kepemimpinan nasional. Bergantinya Presiden atau kepala daerah di Indonesia tidak banyak memberikan perubahan dan perbaikan bagi negeri ini,angka pengangguran jawa barat kini telah mencapai 22 juta jiwa, belum lagi para pengangguran tersembunyi seperti para pelajar dan mahasiswa. Penanganan masalah aset Negara, kebijakan luar negeri dan penindakan masalah pengusaha hitam dn juga tentunya penindakan terhadap para koruptor. Fenomena dilapangan hari ini menunjukan bahwa kita hari ini mempunyai pemimpin yang kurang tegas dalam bersikap dan cenderung tebar pesona,contohnya penangulangan masalah kecelakaan transportasi, pemimpin seharusnya bertindak tegas terhadap menteri yg mengurusi hal ini, kecelakaan di Udara ( kasus ADAM air), Kecelakaan di laut ( kasus kapal LEVINA ) kecelakaan di darat ( anjloknya kereta api ),dari semua kecelakaan yang terjadi seharusnya presiden memecat menteri yang tidak bisa mengurusi masalah ini, bukannya ketika ada kecelakaan kereta api rapat di kereta,ketika ada kecelakaan pesawat,melongok ke pesawat, bukan itu yang di inginkan tapi perubahan yang substansial yang harus dilakukan,J. J Rossoeu adalah Presiden amerika yang cacat tapi dia mampu memberikan perubahan bagi amerika. Kita tidak memerlukan pemimpin yang berhati kerdil yang tunduk dan patuh terhadap negeri adidaya,dan kepentingan PARPOL. Tapi rakyat Indonesia membutuhkan pemimpin yang mempunya kemandirian dalam bersikap,ketegasan dalam bertidak dan kecerdasan dalam menyelsaikan permasalahan umat. Maka dari itu tepat kiranya kalau hari ini para pemudalah yang harus mengambil alih kepemimpinan nasional. Kita membutuhkan pemimpin yang berjiwa muda,pemimpin muda adalah orang yang mempunyai jasad yang kuat untuk bertarung menyelsaikan permasalahan umat,pemimpin muada adalah orang yang visioner dan mempunyai cita-cita luhur dalam mensejahterakan rakyatnya, pemimpin muda adalah pemimpin yang mempunyai ketegasan dalam menindak bergai macam bentuk kedzholiman. Dan pemimpin muda adalah pemimpin yang dekat dengan rakyatnya yang mampu mengayomi seluruh elemen yang berada di sekitarnya, bukan berada di atas emnara gading pemerintahan.
Hidup kepemimpinan muda…….!
Sudah saatnya Pemimpin muda memimpin bangsa dan Negara karena pemimpin muda adalah pemimpin yang mempunyai masa depan bukan masa silam
Andriyans Al-Qossam
Sunday, May 20, 2007
tak JomBlo Lagi
Melepas lajang...
Yah itu berita yang ingin gw posting kali ini. Pas sepekan yang lalu, tepatnya tgl 13 Mei gw ke Cimahi.. di Baros, gw lupa nama tempatnya. Gw cabut jam 11 kurang ama temen serumah, naik Grand Astrea tahun 90an.. untung kagak kejebak ujan, karena BDG akhir2 ini sering ujan.. Bawaannya mendung mulu !!
Nyampe di lokasi, pas adzan dzuhur.. cuapee dee, coz baru nyampe di aula sang mempelai GA ADA !! lagi sholat dulu kata nya (ga tau kata siapa) ..
Yaa udah, kita sholat dulu ngikutin rombongan temen2 mantan anak kampus dulu..
Pokoknya semua muka rada familiar.. ntah itu anak BAM dulunya, anak salman, anak sipil pokoknya setiap ketemu yang kenal cipiki cipika mulu ...
untung gw ga biasa pake make up, bisa repot !
....
Satu yang gw seneng banget kmrn. Gw ktemu ama si AYI, temen se kamar gw dulu waktu di asrama.
Temen yang gw dapetin pertama kali ktka gninjekin kaki di Bdg pas mau kuliah dulu..
" Wah subhanallaaahhh..., ktmu kawan lamo.., weh tambah gemuk kau bro.. :)" kata ayi.
"Cocok yi, galo2nyo cocok, cocok makan, cocok tidur, cocok galo2 nyo ...." (with logat Plembang)
"cakmano yi, sering balek ke Plembang ??" ,tanya gw sembari jalan ke aula pernikahan, setelah menyelesaikan sholat dzuhur di Musholla.
"lah jarang bro, aku sering bale ke Pagaralam " jawabnye
Masih inget dalam ingetan gw, ktka tk dua apa tiga waktu di asrama dulu, bokap nya ayi kena stroke.. shgga die sering bolak-balik Bdg-Jkt jenguk bokapnyee...
dan sampe berita ktka dulu bokapnye wafat...
..........
Terus kite ngobrol2 aja sembari jalan.. ttg pekerjaan nya dia yang skrg kerja di Pertamina... Sebelumnya dia udah kerja di Astra tapi ga betah mungkin atau mencari petualangan baru ..
Whateverlah , pokoknya gw seneng banget dah ktemu diee....
Seandainya bokapnya masih ada, tentulah sangat bangga dengan anak nya yang satu ini.. yang sudah mulai menuju kesuksesan dunia (insyaAllah akhirat kelak)
.... Sebelum berpisah .. sempat gw nanya, " kapan nyusul yi??".... "kageklah, insyaAllah.." jawabnya sembari senyum...
c u yi, Bdg-Jkt deket kok insyaAllah suatu saat kita bisa ktmu lagi..
Seperti dulu sering ketemu ketika sama2 kuliah di Unsri ..
dan juga pernah maen bola bareng ketika sma..
......................
................................
Friendship that never ending
Yah itu berita yang ingin gw posting kali ini. Pas sepekan yang lalu, tepatnya tgl 13 Mei gw ke Cimahi.. di Baros, gw lupa nama tempatnya. Gw cabut jam 11 kurang ama temen serumah, naik Grand Astrea tahun 90an.. untung kagak kejebak ujan, karena BDG akhir2 ini sering ujan.. Bawaannya mendung mulu !!
Nyampe di lokasi, pas adzan dzuhur.. cuapee dee, coz baru nyampe di aula sang mempelai GA ADA !! lagi sholat dulu kata nya (ga tau kata siapa) ..
Yaa udah, kita sholat dulu ngikutin rombongan temen2 mantan anak kampus dulu..
Pokoknya semua muka rada familiar.. ntah itu anak BAM dulunya, anak salman, anak sipil pokoknya setiap ketemu yang kenal cipiki cipika mulu ...
untung gw ga biasa pake make up, bisa repot !
....
Satu yang gw seneng banget kmrn. Gw ktemu ama si AYI, temen se kamar gw dulu waktu di asrama.
Temen yang gw dapetin pertama kali ktka gninjekin kaki di Bdg pas mau kuliah dulu..
" Wah subhanallaaahhh..., ktmu kawan lamo.., weh tambah gemuk kau bro.. :)" kata ayi.
"Cocok yi, galo2nyo cocok, cocok makan, cocok tidur, cocok galo2 nyo ...." (with logat Plembang)
"cakmano yi, sering balek ke Plembang ??" ,tanya gw sembari jalan ke aula pernikahan, setelah menyelesaikan sholat dzuhur di Musholla.
"lah jarang bro, aku sering bale ke Pagaralam " jawabnye
Masih inget dalam ingetan gw, ktka tk dua apa tiga waktu di asrama dulu, bokap nya ayi kena stroke.. shgga die sering bolak-balik Bdg-Jkt jenguk bokapnyee...
dan sampe berita ktka dulu bokapnye wafat...
..........
Terus kite ngobrol2 aja sembari jalan.. ttg pekerjaan nya dia yang skrg kerja di Pertamina... Sebelumnya dia udah kerja di Astra tapi ga betah mungkin atau mencari petualangan baru ..
Whateverlah , pokoknya gw seneng banget dah ktemu diee....
Seandainya bokapnya masih ada, tentulah sangat bangga dengan anak nya yang satu ini.. yang sudah mulai menuju kesuksesan dunia (insyaAllah akhirat kelak)
.... Sebelum berpisah .. sempat gw nanya, " kapan nyusul yi??".... "kageklah, insyaAllah.." jawabnya sembari senyum...
c u yi, Bdg-Jkt deket kok insyaAllah suatu saat kita bisa ktmu lagi..
Seperti dulu sering ketemu ketika sama2 kuliah di Unsri ..
dan juga pernah maen bola bareng ketika sma..
......................
................................
Friendship that never ending
Saturday, April 21, 2007
TEMPAYAN YG RETAK ....
Seorang tukang air memiliki dua tempayan besar, Masing-masing bergantungpada kedua ujung sebuah pikulan, yang dibawa menyilang pada bahunya.Satu dari tempayan itu retak,sedangkan tempayan yang satunya lagi tidak.Jika tempayan yang tidak retak itu selalu dapat membawa air penuh setelahperjalanan panjang dari mata air ke rumah majikannya, sedangkan TempayanRetak hanya dapat membawa air setengah penuh.Selama dua tahun, hal ini terjadi setiap hari.Si tukang air hanya dapat membawasatu setengah tempayan air ke rumah majikannya.Tentu saja si tempayan yang tidak retakmerasa bangga akan prestasinya,karena dapat menunaikan tugasnya dengan sempurna.Namun Si Tempayan Retak yang malang itumerasa malu sekali akan ketidaksempurnaannya.Dan merasa sedih sebab ia hanya dapatmemberikan setengah dari porsi yang seharusnya dapat diberikannya.Setelah dua tahun tertekan oleh kegagalan pahit ini, Tempayan Retak ituberkata kepada si tukang air, "Saya sungguh malu pada diri saya sendiri, dansaya ingin mohon maaf kepadamu.""Kenapa?" tanya si tukang air,"Kenapa kamu merasa malu?""Saya hanya mampu, selama dua tahun ini, membawa setengah porsi air dariyang seharusnya dapat saya bawa karena adanya retakan pada sisi saya telahmembuat air yang saya bawa bocor sepanjang jalan menuju rumah majikan kita.Karena cacatku itu, saya telah membuatmu rugi."kata Tempayan itu.Si tukang air merasa kasihan pada Si Tempayan Retak, Dan dalam belaskasihannya, ia berkata, "Jika kita kembali ke rumah majikan besok, aku inginkamu memperhatikan bunga-bunga indah di sepanjang jalan."Benar, ketika mereka naik ke bukit,Si Tempayan Retak memperhatikandan baru menyadari bahwa ada bunga-bunga indah di sepanjang sisi jalan, danitu membuatnya sedikit terhibur.Namun pada akhir perjalanan,ia kembali sedih karena separuh air yang dibawanya telah bocor, dan kembaliTempayan Retak itu meminta maaf pada si tukang air atas kegagalannya.Si tukang air berkata kepada Tempayan itu, "Apakah kamu memperhatikan adanyabunga-bunga di sepanjang jalan di sisimu, tapi tidak ada bunga di sepanjangjalan di sisi tempayan yang lain yang tidak retak ituItu karena aku selalu menyadari akan cacatmu.Dan aku memanfaatkannya.Aku telah menanam benih-benih bungadi sepanjang jalan di sisimu,Dan setiap hari jika kita berjalan pulang dari mata air, Kamu mengairibenih-benih itu.Selama dua tahun ini aku telah dapat memetik bunga-bunga indah itu untukmenghias meja majikan kita.Tanpa kamu sebagaimana kamu ada,Majikan kita tak akan dapat menghiasrumahnya seindah sekarang."Setiap dari kita memilikicacat dan kekurangan kita sendiri.Kita semua adalah Tempayan Retak.Namun jika kita mau,Tuhan akan menggunakan kekurangan kitauntuk menghias-Nya.Di mata Tuhan yang Maha Bijaksana,tak ada yang terbuang percuma.Jangan takut akan kekuranganmu.Kenalilah kelemahanmu dankamu pun dapat menjadi sarana keindahan Tuhan.Ketahuilah, di dalam kelemahan kita,kita menemukan kekuatan kita.
(¨`·.·´¨) Always`·.¸(¨`·.·´¨ ) Keep(¨`·.·´¨)¸.·´Smiling!`·.¸.·´
(¨`·.·´¨) Always`·.¸(¨`·.·´¨ ) Keep(¨`·.·´¨)¸.·´Smiling!`·.¸.·´
Sunday, April 15, 2007
Hari Itu Tiba...., akhirnya
Minggu kemaren, tepatnya hari sAbTu pagi gw cabut ke Leuwi Panjang.. Emang udah diniatin sebulan sebelumnya.. Yaa.. hari itu adalah hari paling bahagia buat Kk sepupuku, untuk mengkhitbah wanita spesial yang akan menemani hari2nya hingga akhir hayat insyaAllah..
Sekitar jam 6 lewat sedikit gw nyampe di terminal leuwi panjang.. pagi yang indah diiringi hujan gerimis. Gw dianterin temen baik sekaligus sahabat gw, yang tinggal serumah pake motor,, kuda tunggangan tercanggih miliknya.
Nyampe di terminal gw bingung mo naik bis Jkt apa bis Bekasi.., karena acara walimah kk sepupu di perumahan Margahayu Raya Bekasi Timur.. Gw pstiin dl dengan sms Pak Faried, temen satu aktivitas dl. Yup, akhirnya gw naik bis Primajasa jurusan Bekasi..
Wuuiiihh, nunggu ngetem tuh bus hampir 1 jam. Lewat jam 7 akhirnya bus baru merayap., padahal gw jam 8 harapannya udah nyampe ke tuu alamat, Margahayu Raya !! (ngejeeerr waktu khitbah yang pukul 9 teng !!)
singkat cerita jam 9 kurang 20 menit gw tiba di lokasi, Bekasi Timur. Ternyata PRIMAJASA emang mantap. Ngebut abieezzz....
Gw langsung tlp adik sepupu untuk mengabarkan bahwa gw sudah tiba.. tapi kayaknya lagi sibuk sehingga tlp tidak diangkat. iseng2 gw jalan2 aja di sekitar lokasi, dan menemukan sebauh Masjid yang sedang dipersiapkan untuk suatu acara. Feeling gw mengatakan kalo Mesjid ini tempat acacanya. Tebakan gw bener, setengah jam kemudian kk sepupu gw ama keluarga tiba di Mesjid itu.. Bersama keponakan gw, si Nisa dan Zaskya ( yang bontet abiezz, buiiikin gemes)..
..............
Yah acarapun dimulai..
hening..
Prosesi khitbah pun berjalan.. dengan pembukaan, taujih Robbani, ceramah pra-nikah... de el el.. hingga akhirnya .... sampai ke acara inti..
Selamat ya My Lovely Brother Ricky Nielson Syam... :)
" Saya terima nikahnya ..................... dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan cincin berlian dibayar TUUUUUNNNAAAAIIII..... " Alhamadulillah ....
deuh syahdunya ketika hari itu tiba...
indahnya ketika detik itu tiba...
Namun ada tanggung jawab yang jauh lebih besar dibalik itu semua yang harus diemban bersama
.....
The last , Selamat menempuh hidup baru untuk kk ku tercinta
Semoga tercipta keluarga yang Sakinah, Mawaddah dan Warohmah
Amiiiieeeennn ....
Sekitar jam 6 lewat sedikit gw nyampe di terminal leuwi panjang.. pagi yang indah diiringi hujan gerimis. Gw dianterin temen baik sekaligus sahabat gw, yang tinggal serumah pake motor,, kuda tunggangan tercanggih miliknya.
Nyampe di terminal gw bingung mo naik bis Jkt apa bis Bekasi.., karena acara walimah kk sepupu di perumahan Margahayu Raya Bekasi Timur.. Gw pstiin dl dengan sms Pak Faried, temen satu aktivitas dl. Yup, akhirnya gw naik bis Primajasa jurusan Bekasi..
Wuuiiihh, nunggu ngetem tuh bus hampir 1 jam. Lewat jam 7 akhirnya bus baru merayap., padahal gw jam 8 harapannya udah nyampe ke tuu alamat, Margahayu Raya !! (ngejeeerr waktu khitbah yang pukul 9 teng !!)
singkat cerita jam 9 kurang 20 menit gw tiba di lokasi, Bekasi Timur. Ternyata PRIMAJASA emang mantap. Ngebut abieezzz....
Gw langsung tlp adik sepupu untuk mengabarkan bahwa gw sudah tiba.. tapi kayaknya lagi sibuk sehingga tlp tidak diangkat. iseng2 gw jalan2 aja di sekitar lokasi, dan menemukan sebauh Masjid yang sedang dipersiapkan untuk suatu acara. Feeling gw mengatakan kalo Mesjid ini tempat acacanya. Tebakan gw bener, setengah jam kemudian kk sepupu gw ama keluarga tiba di Mesjid itu.. Bersama keponakan gw, si Nisa dan Zaskya ( yang bontet abiezz, buiiikin gemes)..
..............
Yah acarapun dimulai..
hening..
Prosesi khitbah pun berjalan.. dengan pembukaan, taujih Robbani, ceramah pra-nikah... de el el.. hingga akhirnya .... sampai ke acara inti..
Selamat ya My Lovely Brother Ricky Nielson Syam... :)
" Saya terima nikahnya ..................... dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan cincin berlian dibayar TUUUUUNNNAAAAIIII..... " Alhamadulillah ....
deuh syahdunya ketika hari itu tiba...
indahnya ketika detik itu tiba...
Namun ada tanggung jawab yang jauh lebih besar dibalik itu semua yang harus diemban bersama
.....
The last , Selamat menempuh hidup baru untuk kk ku tercinta
Semoga tercipta keluarga yang Sakinah, Mawaddah dan Warohmah
Amiiiieeeennn ....
Friday, February 9, 2007
"bahwa amal itu sia-sia belaka.... Seperti digambarkan oleh al-qur'an: bagaikan segenggam tanah di atas batu yang licin yang kemudian ditimpa hujan yang lebat. Tanah itu habis tidak berbekas sedikitpun di atas batu itu.... Akankah sia-sia semuanya???"
....................................................................
Sebuah statement dari saudara tercinta, uhibbuka fillah. Gw khawatir amal gw hari ini sia2.., tidak punya arti, tidak punya makna buat orang lain, dan terlebih lagi jauh lebi parah ,TIDAK PUNYA NILAI DI MATA SANG KHALIQ.
Banyak2 merenung deh, mudah2an bisa selalu introspeksi diri...
Dear my friend, seluruh amal nt, keikhlasan nt, InsyaAllah mempunyai timbangan yang berat di Yaumul akhir nanti, bahkan seberah biji zahrah pun pasti ada nilainya toh ?!!
Thanx for All,, bro..
gw garansi deh, insyaAllah el_ikhwane tidak akan pernah mati !!
InsyaAllah ....
Apalah arti testimoni di fs, jika ternyata lu bisa menjadi sahabat sejati
.................................
....................................................................
Sebuah statement dari saudara tercinta, uhibbuka fillah. Gw khawatir amal gw hari ini sia2.., tidak punya arti, tidak punya makna buat orang lain, dan terlebih lagi jauh lebi parah ,TIDAK PUNYA NILAI DI MATA SANG KHALIQ.
Banyak2 merenung deh, mudah2an bisa selalu introspeksi diri...
Dear my friend, seluruh amal nt, keikhlasan nt, InsyaAllah mempunyai timbangan yang berat di Yaumul akhir nanti, bahkan seberah biji zahrah pun pasti ada nilainya toh ?!!
Thanx for All,, bro..
gw garansi deh, insyaAllah el_ikhwane tidak akan pernah mati !!
InsyaAllah ....
Apalah arti testimoni di fs, jika ternyata lu bisa menjadi sahabat sejati
.................................
Tuesday, February 6, 2007
Agenda Pasca-CGI
Setelah 15 tahun menjalin kerjasama dengan Indpnesia, akhirnya CGI dibubarkan oleh presiden, Rabu (24/1) lalu. Keputusan itu bisa merupakan langkah awal terciptanya kedaulatan ekonomi. Tentu banyak yang harus dibenahi agar kita betul-betul berdaulat.
Yang jelas, mulai saat ini pemerintah setidaknya menjadi lebih independent dalam menentukan arak kebijakan sehingga lebih mampu mengedepankan kepentingan publik domestik. Tekanan dan intervensi dari kreditor diperkirakan akan berkurang.
Meskipun demikian kita harus tetap waspada atas berbagai bentuk intervensi yang masih dimungkinkan meski tanpa forum resmi, seperti Consultative Group on Indonesia (CGI). Jalur diplomasi di belakang pintu merupakan celah yang tetap potensial untuk menitipkan ‘pesan sponsor’. Tetapi setidaknya, kini tak ada lagi forum ritual dan seremonial yang mempertontonkan ketidakberdayaan para pejabat kita di hadapan kreditor scara keroyokan.
Ini penting bagi bangsa yang memiliki semangat kemerdekaan dan baru melalui masa-masa sulit dalam sepuluh tahun terakhir. Krisis membuktikan, negara yang telah merdeka secara konstitusi bisa dengan mudah bertekuk lutut secara ekonomi di hadapan bangsa lain dan lembaga internasional.
Berbagai agenda dan kepentingan asing secara kasatmata dicantumkan dalam letter of intent (LOI) dan dokumen pertemuan tahunan CGI kian menjauhkan negara dari rakyatnya. Pasal 33 UUD 1945 tinggal nama, digusur berbagai agenda liberalisasi penguasaan sumber daya alam yang terkandung di perut bumi dan air.
Karena itu, pembubaran CGI seharusnya diterjemahkan sebagai sebuah momen penting untuk meraih kembali kedaulatan yang telah lama hilang.
Adalah salah jika di antara kita masih menerjemahkannya hanya sebatas relasi finansial antara kreditor dan debitor. Lebih luas lagi, kita ingin memiliki kepercayaan atas kemampuan kita sendiri untuk memecahkan masalah yang kita hadapi. Sudah lama rakyat diokupasi persepsi, jika kita mau maju dan melangkah dengan benar, dibutuhkan stempel dari pihak luar
CK Prahalad yang beberapa waktu lalu berceramah di Jakarta menyatakan, salah satu yang membedakan China dan Indonesia adalah tingginya rasa percaya diri. Yang rendah diri tidak akanpernah menjadi bangsa yang maju.
Dengan demikian agenda pertama yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah menunjukkan CGI tidak akan lahir kembali dalam bentuk apapun.. Ketika pemerintah Soeharto membubarkan Inter-Governmental Group on Indonesia (IGGI), lahir sebuah harapan kita akan lepas dari ketergantungan terhadap pinjaman luar negeri.
Namun sekelompok ekonom dengan berbagai alasan, ditambah tekanan dari pihak luar , berhasil meyakinkan Soeharto bahwa forum kreditor masih relevan sehingga IGGI berganti baju menjaid CGI. Hingga kini, masih banyak yang percaya kita masih harus “ditongkrongi” oleh para londo. Ini merupakan warisan mental kaum terjajah dan merupakan bentuk ketidakmampuan kaum terpelajar untuk keluar dari perangkap penjajahan.
(Disadur from: Iman Sugema, Senior economist, Inter-CAFE, IPB)
Masih berminat untuk dijajah ??!!!
Go Freedom !!
Yang jelas, mulai saat ini pemerintah setidaknya menjadi lebih independent dalam menentukan arak kebijakan sehingga lebih mampu mengedepankan kepentingan publik domestik. Tekanan dan intervensi dari kreditor diperkirakan akan berkurang.
Meskipun demikian kita harus tetap waspada atas berbagai bentuk intervensi yang masih dimungkinkan meski tanpa forum resmi, seperti Consultative Group on Indonesia (CGI). Jalur diplomasi di belakang pintu merupakan celah yang tetap potensial untuk menitipkan ‘pesan sponsor’. Tetapi setidaknya, kini tak ada lagi forum ritual dan seremonial yang mempertontonkan ketidakberdayaan para pejabat kita di hadapan kreditor scara keroyokan.
Ini penting bagi bangsa yang memiliki semangat kemerdekaan dan baru melalui masa-masa sulit dalam sepuluh tahun terakhir. Krisis membuktikan, negara yang telah merdeka secara konstitusi bisa dengan mudah bertekuk lutut secara ekonomi di hadapan bangsa lain dan lembaga internasional.
Berbagai agenda dan kepentingan asing secara kasatmata dicantumkan dalam letter of intent (LOI) dan dokumen pertemuan tahunan CGI kian menjauhkan negara dari rakyatnya. Pasal 33 UUD 1945 tinggal nama, digusur berbagai agenda liberalisasi penguasaan sumber daya alam yang terkandung di perut bumi dan air.
Karena itu, pembubaran CGI seharusnya diterjemahkan sebagai sebuah momen penting untuk meraih kembali kedaulatan yang telah lama hilang.
Adalah salah jika di antara kita masih menerjemahkannya hanya sebatas relasi finansial antara kreditor dan debitor. Lebih luas lagi, kita ingin memiliki kepercayaan atas kemampuan kita sendiri untuk memecahkan masalah yang kita hadapi. Sudah lama rakyat diokupasi persepsi, jika kita mau maju dan melangkah dengan benar, dibutuhkan stempel dari pihak luar
CK Prahalad yang beberapa waktu lalu berceramah di Jakarta menyatakan, salah satu yang membedakan China dan Indonesia adalah tingginya rasa percaya diri. Yang rendah diri tidak akanpernah menjadi bangsa yang maju.
Dengan demikian agenda pertama yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah menunjukkan CGI tidak akan lahir kembali dalam bentuk apapun.. Ketika pemerintah Soeharto membubarkan Inter-Governmental Group on Indonesia (IGGI), lahir sebuah harapan kita akan lepas dari ketergantungan terhadap pinjaman luar negeri.
Namun sekelompok ekonom dengan berbagai alasan, ditambah tekanan dari pihak luar , berhasil meyakinkan Soeharto bahwa forum kreditor masih relevan sehingga IGGI berganti baju menjaid CGI. Hingga kini, masih banyak yang percaya kita masih harus “ditongkrongi” oleh para londo. Ini merupakan warisan mental kaum terjajah dan merupakan bentuk ketidakmampuan kaum terpelajar untuk keluar dari perangkap penjajahan.
(Disadur from: Iman Sugema, Senior economist, Inter-CAFE, IPB)
Masih berminat untuk dijajah ??!!!
Go Freedom !!
Subscribe to:
Posts (Atom)