Saturday, May 26, 2007

Keep on Fighting !!!

Berikut tulisan buat pencinta pergerakan.....
Sebuah refleksi 9 tahun reformasi
Sembilan tahun sudah reformasi telah berlalu,gerakan reformasi di Indonesia di mulai. Mahasiswa sebagai icon yang tidak dapat di pisahkan lagi gelombang reformasi begitu luar biasa dalam menghantam pemerintahan yang korup di Indonesia.tapi sayang gerakan reformasi kini hanyalah tinggal sejarah usang yang menjadi alat bagi penumpang gelap reformasi negeri ini. Amanat reformasi yang di suarakan oleh mahasiswa kini tinggalah kenangan yang tidak pernah muncul jadi kenyataan.
Pemeberantasan korupsi yang menjadi agenda penting reformasi kini hanya di jadikan alat politik untuk menjatuhkan rival politik. Berbagai macam tindakan korupsi yang menjadi warisan zaman orde baru susah di hilangkan dari para birokrat negeri ini. Penyakit kronis yang telah menggerogoti bangsa ini mesti segera di hilangkan. Tindakan korupsi di negeri ini ibarat virus yang telah menjangkiti seleruh elemen yang ada di negeri ini. Dari mulai pemerintahan pusat hingga pemerintahan di daerah. Kalau kita melihat dari fenomena di lapangan,kita dapat melihat kurang seriusnya pemerintah dalam menyelesaikan kasus koruspsi di negeri ini. Kita melihat dengan mata kepala kita sendiri,penyelesaia n kasus korupsi hanya berlaku bagi para pejabat dan politisi yang mempunyai kedudukan politk yang lemah dan tidak terkait dengan pejabat yang sekarang manggung, partai politik pun hanya bersuara lantang untuk kepentingan kampanye saja ketika berkata untuk memberantas korupsi,tetapi ketika salah satu kadernya tersandung masalah korupsi maka partai tersebut diam seribu bahasa.
Poltik macam apa? Yang sedang dimainkan di negeri ini. Demokrasi macam apa? yang sedang berlangsung di negeri ini. Fakta di lapangan kembali mengingatkan kita, praktek-praktek koruptif terhadap anggaran DPRD di sejumlah daerah, khususnya di jawa barat berlalau begitu saja,dan mereka aman-aman saja. Bukti telah nyata hasil audit BPK RI , tahun 2004 menjelaskan bahwa ada dana sekitar Rp 1,3 triliyun yang menguap entah kemana. Namun sekali lagi kita menyaksikan penyelesain kasus korupsi untuk jawa barat tidak terselasaikan. Pergantian aparat kejaksaan sebanyak 9 kali tidak kunjung selesai juga masalah korupsi di jabar,pergantian aparat penegak hukum selama ini tidak juga membawa angin segar perubahan atas kasus korupsi jabar. Tapi malahan pada hari rabu tanggal 11 april 2004 pengadilan negeri bandung telah membebaskan salah satu koruptor kavling gate,dan ini adalah sesuatu yang sangat menyedihkan bagi rakyat jawa barat. Untuk itu KAMMI Bandung sebagai salah satu elemen masyarakat mengajak kepada seluruh elemen yang menyadari tentang bahaya korupsi, untuk bersatu memperat ikatan gerakan untuk mewujudkan jawa barat bebas korupsi.
Suara mahasiswa kini seakan lenyap di telan bumi dan panasnya aspal jalanan, sedikit sekali para mahasiswa yang kemudian sadar akan hal ini,mereka berpandangan seolah-olah urusan pemberantasan korupsi adalah urusan orang-orang elit politik dan memandang bahwa permasalahan ini bukanlah permasalahan yang penting, hal ini di buktikan dari minimnya dan langkanya gerakan mahsiswa yang menyuaraakan "Adili koruptor " dalam setiap aksinya. Kalau kita coba cermati dengan seksama bahwa permasalahan utama negeri ini ada dua yaitu : pertama adalah permasalahan korupsi yang tidak kunjung selesai dan yang kedua adalah lemahnya kepemimpinan, dua hal ini yang saya pandang sebagai permasalahn pokok negeri ini,minimnya dana pendidikan, minimnya dana untuk kesehatan naiknya harga sembako,ini di sebabkan dana APBN/APBD 30 % sampai 40% menguap begitu saja, kalaulah kebocoran APBD di setiap daerah dapat diminimalisir sampai 10% saja, maka realisasi anggaran dana 20% untuk pendidikan bisa terpenuhi, rakyat indonesia bisa sekolah dengan gratis dan tidak banyak para siswa yang gantung diri karena di sebabkan malu tidak bisa banyar uang SPP atau buku LKS.disinilah kita melihat tentang betapa pentingnnya aparat hukum segera menindak para koruptor,karena mereka telah membuat negeri ini sengsara. Ketegasan aparat kepolisian dan keteguhan serta keseriusan para jaksa di kantor-kantor kejaksaan perlu di perlihatkan, .Inilah fenomena di negeri kita yang seharusnya secepatnya bisa kita atasi bersama. Yang kedua yang menjadi permasalahan negeri ini adalah lemahnya kepemimpinan nasional. Bergantinya Presiden atau kepala daerah di Indonesia tidak banyak memberikan perubahan dan perbaikan bagi negeri ini,angka pengangguran jawa barat kini telah mencapai 22 juta jiwa, belum lagi para pengangguran tersembunyi seperti para pelajar dan mahasiswa. Penanganan masalah aset Negara, kebijakan luar negeri dan penindakan masalah pengusaha hitam dn juga tentunya penindakan terhadap para koruptor. Fenomena dilapangan hari ini menunjukan bahwa kita hari ini mempunyai pemimpin yang kurang tegas dalam bersikap dan cenderung tebar pesona,contohnya penangulangan masalah kecelakaan transportasi, pemimpin seharusnya bertindak tegas terhadap menteri yg mengurusi hal ini, kecelakaan di Udara ( kasus ADAM air), Kecelakaan di laut ( kasus kapal LEVINA ) kecelakaan di darat ( anjloknya kereta api ),dari semua kecelakaan yang terjadi seharusnya presiden memecat menteri yang tidak bisa mengurusi masalah ini, bukannya ketika ada kecelakaan kereta api rapat di kereta,ketika ada kecelakaan pesawat,melongok ke pesawat, bukan itu yang di inginkan tapi perubahan yang substansial yang harus dilakukan,J. J Rossoeu adalah Presiden amerika yang cacat tapi dia mampu memberikan perubahan bagi amerika. Kita tidak memerlukan pemimpin yang berhati kerdil yang tunduk dan patuh terhadap negeri adidaya,dan kepentingan PARPOL. Tapi rakyat Indonesia membutuhkan pemimpin yang mempunya kemandirian dalam bersikap,ketegasan dalam bertidak dan kecerdasan dalam menyelsaikan permasalahan umat. Maka dari itu tepat kiranya kalau hari ini para pemudalah yang harus mengambil alih kepemimpinan nasional. Kita membutuhkan pemimpin yang berjiwa muda,pemimpin muda adalah orang yang mempunyai jasad yang kuat untuk bertarung menyelsaikan permasalahan umat,pemimpin muada adalah orang yang visioner dan mempunyai cita-cita luhur dalam mensejahterakan rakyatnya, pemimpin muda adalah pemimpin yang mempunyai ketegasan dalam menindak bergai macam bentuk kedzholiman. Dan pemimpin muda adalah pemimpin yang dekat dengan rakyatnya yang mampu mengayomi seluruh elemen yang berada di sekitarnya, bukan berada di atas emnara gading pemerintahan.
Hidup kepemimpinan muda…….!
Sudah saatnya Pemimpin muda memimpin bangsa dan Negara karena pemimpin muda adalah pemimpin yang mempunyai masa depan bukan masa silam



Andriyans Al-Qossam

Sunday, May 20, 2007

tak JomBlo Lagi

Melepas lajang...
Yah itu berita yang ingin gw posting kali ini. Pas sepekan yang lalu, tepatnya tgl 13 Mei gw ke Cimahi.. di Baros, gw lupa nama tempatnya. Gw cabut jam 11 kurang ama temen serumah, naik Grand Astrea tahun 90an.. untung kagak kejebak ujan, karena BDG akhir2 ini sering ujan.. Bawaannya mendung mulu !!
Nyampe di lokasi, pas adzan dzuhur.. cuapee dee, coz baru nyampe di aula sang mempelai GA ADA !! lagi sholat dulu kata nya (ga tau kata siapa) ..
Yaa udah, kita sholat dulu ngikutin rombongan temen2 mantan anak kampus dulu..
Pokoknya semua muka rada familiar.. ntah itu anak BAM dulunya, anak salman, anak sipil pokoknya setiap ketemu yang kenal cipiki cipika mulu ...
untung gw ga biasa pake make up, bisa repot !
....
Satu yang gw seneng banget kmrn. Gw ktemu ama si AYI, temen se kamar gw dulu waktu di asrama.
Temen yang gw dapetin pertama kali ktka gninjekin kaki di Bdg pas mau kuliah dulu..
" Wah subhanallaaahhh..., ktmu kawan lamo.., weh tambah gemuk kau bro.. :)" kata ayi.
"Cocok yi, galo2nyo cocok, cocok makan, cocok tidur, cocok galo2 nyo ...." (with logat Plembang)
"cakmano yi, sering balek ke Plembang ??" ,tanya gw sembari jalan ke aula pernikahan, setelah menyelesaikan sholat dzuhur di Musholla.
"lah jarang bro, aku sering bale ke Pagaralam " jawabnye
Masih inget dalam ingetan gw, ktka tk dua apa tiga waktu di asrama dulu, bokap nya ayi kena stroke.. shgga die sering bolak-balik Bdg-Jkt jenguk bokapnyee...
dan sampe berita ktka dulu bokapnye wafat...
..........
Terus kite ngobrol2 aja sembari jalan.. ttg pekerjaan nya dia yang skrg kerja di Pertamina... Sebelumnya dia udah kerja di Astra tapi ga betah mungkin atau mencari petualangan baru ..
Whateverlah , pokoknya gw seneng banget dah ktemu diee....
Seandainya bokapnya masih ada, tentulah sangat bangga dengan anak nya yang satu ini.. yang sudah mulai menuju kesuksesan dunia (insyaAllah akhirat kelak)
.... Sebelum berpisah .. sempat gw nanya, " kapan nyusul yi??".... "kageklah, insyaAllah.." jawabnya sembari senyum...
c u yi, Bdg-Jkt deket kok insyaAllah suatu saat kita bisa ktmu lagi..
Seperti dulu sering ketemu ketika sama2 kuliah di Unsri ..
dan juga pernah maen bola bareng ketika sma..
......................
................................
Friendship that never ending